Example floating
Example floating
Example 728x250
Politik

Presiden Tinjau Proyek Infrastruktur di Kalbar, Ini yang Jadi Perhatian Utama

43
×

Presiden Tinjau Proyek Infrastruktur di Kalbar, Ini yang Jadi Perhatian Utama

Share this article
Example 468x60

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Barat (Kalbar) untuk meninjau langsung proyek infrastruktur yang sedang berlangsung. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan sistem irigasi yang menjadi kunci dalam mencapai swasembada pangan nasional.

Peninjauan Proyek Irigasi di Singkawang dan Sambas

Presiden meninjau saluran irigasi di Singkawang

Example 300x600

Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi oleh Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra. Rangkaian peninjauan dilakukan di dua lokasi, yaitu Sanggau Kulor di Kota Singkawang serta Dusun Senseng, Desa Segedong, Kabupaten Sambas.

Di Sanggau Kulor, Presiden meninjau salah satu titik pembangunan jaringan irigasi yang akan mengairi sekitar 35 hektare lahan pertanian. Pembangunan saluran irigasi sekunder sepanjang kurang lebih 4 kilometer direncanakan menjadi tulang punggung sistem pengairan, ditambah rencana pembangunan sejumlah embung untuk memastikan ketersediaan air yang lebih stabil sepanjang musim.

Herzaky menyampaikan bahwa pembangunan irigasi harus benar-benar mendukung swasembada pangan dan memberikan dampak nyata bagi petani. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, yang menekankan pentingnya infrastruktur sebagai alat penggerak ekonomi rakyat dan penguat sektor pangan.

Selanjutnya, Presiden melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Inpres 2/2025 di Dusun Senseng, Desa Segedong, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Ia meninjau progres pembangunan saluran irigasi tersier sepanjang sekitar 400 meter yang akan diperpanjang hingga mencapai 1 kilometer untuk menopang lahan pertanian seluas kurang lebih 45 hektare.

Presiden meninjau proyek irigasi di Sambas

Fokus pada Swasembada Pangan

Petani menanam padi di lahan yang terdapat irigasi

Inpres Nomor 2 Tahun 2025 mengatur percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional. Kebijakan ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Kepala Desa Segedong, Yendi, menyampaikan bahwa wilayahnya yang didominasi lahan tadah hujan kini memiliki pengairan lebih stabil setelah dilakukan normalisasi dua tahun lalu. Dari total 192 hektare lahan pertanian, para petani rata-rata mampu menghasilkan 600-800 kilogram panen per hektare.

Pentingnya Koordinasi dalam Pembangunan

Presiden berdialog dengan tokoh masyarakat di Kalbar

Herzaky menegaskan bahwa pembangunan era ini haruslah di cermati dan di tinjau kembali agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat tepat sasaran kepada kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa tidak ada kata berhenti untuk pembangunan infrastruktur.

Koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan masyarakat menjadi hal yang sangat penting untuk pembangunan infrastruktur agar tujuan pembangunan itu dapat tercapai. Menurutnya, Kalbar perlu terus di perhatikan dan di awasi pembangunan infrastrukturnya oleh Pemerintah Pusat.

Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Saluran irigasi yang sedang dibangun di Kalbar

Dusun Senseng dihuni sekitar 200 kepala keluarga, dengan empat kelompok tani dan satu gapoktan bernama Sumber Anugerah. Kepala Dusun Senseng, Sabirin Fauzi, menyampaikan apresiasi dan berharap produktivitas pertanian dapat meningkat sehingga warga bisa melakukan panen hingga tiga kali setahun.

Pembangunan saluran irigasi merupakan fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Herzaky menegaskan bahwa selama pembangunan mohon dikawal dan setelah selesai, tolong dijaga bersama.

Kesimpulan

Presiden Jokowi berbicara di hadapan masyarakat Kalbar

Presiden Joko Widodo telah menunjukkan komitmen serius terhadap pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat. Melalui peninjauan langsung proyek irigasi, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa pembangunan infrastruktur berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi prioritas nasional, tetapi juga menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, harapan besar dapat tercapai untuk menjadikan Kalbar sebagai daerah yang mandiri dan sejahtera.

(Read also: [Presiden Tinjau Proyek Infrastruktur di Kalbar, Ini yang Disoroti])

FAQ

Q: Apa tujuan dari Inpres Nomor 2 Tahun 2025?

A: Tujuan dari Inpres Nomor 2 Tahun 2025 adalah untuk mempercepat pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sebagai langkah strategis untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional.

Q: Di mana saja Presiden meninjau proyek infrastruktur di Kalbar?

A: Presiden meninjau proyek infrastruktur di dua lokasi, yaitu Sanggau Kulor di Kota Singkawang dan Dusun Senseng, Desa Segedong, Kabupaten Sambas.

Q: Bagaimana dampak pembangunan irigasi terhadap petani?

A: Pembangunan irigasi akan membantu petani memiliki pengairan yang lebih stabil, sehingga meningkatkan produktivitas pertanian dan hasil panen.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *